Bus Terjun ke Sungai di Nepal, 19 Orang Tewas Termasuk Turis Inggris – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Nepal ketika sebuah bus penumpang tergelincir dari jalan pegunungan dan jatuh ke sungai, menewaskan sedikitnya 19 orang serta melukai 25 lainnya, menurut keterangan polisi dan pejabat setempat.

Kronologi Kejadian Bus Terjun ke Sungai di Nepal

Bus Terjun ke Sungai di Nepal tersebut sedang dalam perjalanan dari kota wisata Pokhara menuju ibu kota Kathmandu ketika keluar jalur di jalan raya Prithvi sekitar tengah malam waktu setempat. Kendaraan itu kemudian jatuh lebih dari 200 meter ke Sungai Trishuli di distrik Dhading, sekitar 80 km barat Kathmandu.

Polisi menyebut kendaraan itu tergelincir dari jalan pegunungan sebelum akhirnya mendarat di tepi sungai setelah menuruni lereng curam.

Korban Tewas dan Luka

  • Total korban tewas: 19 orang
  • Korban luka: 25 orang
  • Salah satu korban tewas adalah turis asal Inggris berusia 24 tahun.
  • Seorang warga China dan warga Selandia Baru termasuk di antara korban luka.

Hingga laporan awal, baru sebagian korban yang berhasil diidentifikasi, sementara lainnya masih diverifikasi oleh otoritas.

Proses Evakuasi

Tim penyelamat, termasuk aparat polisi dan militer Nepal, segera menuju lokasi setelah kejadian. Korban yang selamat dievakuasi menggunakan perahu dari sungai ke jalan raya sebelum dibawa ambulans ke rumah sakit di Kathmandu.

Investigasi dan Faktor Risiko

Pemerintah Nepal telah membentuk komite penyelidikan untuk menentukan penyebab kecelakaan dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

Kecelakaan bus mematikan cukup sering terjadi di negara Himalaya tersebut karena kombinasi faktor seperti:

  • kondisi jalan yang buruk
  • kendaraan kurang terawat
  • medan pegunungan dengan jalan sempit dan tikungan tajam

Selain itu, pada Juli 2024 dua bus lain dengan lebih dari 50 penumpang pernah terseret ke sungai yang sama akibat longsor.

Tragedi bus jatuh ke Sungai Trishuli menjadi salah satu kecelakaan paling mematikan di Nepal dalam beberapa bulan terakhir. Insiden ini kembali menyoroti masalah keselamatan transportasi di wilayah Tuna55 pegunungan negara tersebut, yang sering kali menghadapi kondisi jalan berbahaya dan infrastruktur terbatas.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *